Independenesia

Media Online Aggregator Indonesia

September 28, 2022

Berkunjung ke tempat baru tentu saja perlu menikmati makanan khas nya. Tentu saja itu membuat liburan atau kunjungan kamu lebih bermakna. Kamu bisa mengenal rasa lokal dan lebih ngena di hati.

Begitu pula saat berkunjung ke Nias, kamu perlu mencicipi setidaknya 14 makanan khas Nias yang diam-diam sanggup menggoyang lidah. Beberapa di antaranya bahkan sudah mulai sulit didapatkan.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Sumatera Utara dengan Alam yang Indah

1. Babae

Makanan khas Nias pertama yang perlu kamu cicipi adalah Babae. Babae merupakan kuliner lokal berasal dari Teluk Dalam, Nias Selatan. Makanan ini terbuat dari resep rahasia, kacang berprotein dimasak sampai lembut, serta campuran daging halus.

Bila dilihat dari sejarah, Babae dihidangkan dalam waktu tertentu dan orang tertentu, seperti acara ritual budaya, lamaran, pesta pernikahan, serta anggota baru yang lahir. Bahkan Kemendikbud menjadikan Babae sebagai warisan cagar budaya tak benda.

2. Gowi Nifufu

Gowi NifufuSumber: merahputih.com

Gowi Nifufu adalah makanan khas Nias yang perlu dimasukan ke dalam daftar. Makanan ini terbuat dari ubi yang dimasak kemudian dilumatkan. Kemudian dimakan sebelum menyantap nasi.

Gowi Nifufu hadir karena di masa dulu beras sangat langka dan mahal. Oleh sebab itu, penduduk Nias membuat Gowi Nifufu sebagai makanan pokok.

Untuk menemukan makanan khas Nias satu ini pun tak sulit. Pasalnya, hampir semua rumah di Nias memiliki Gowi Nifufu untuk makanan harian.

3. Hambae Nititi

Hambae NititiSumber: sumut.poskota.co.id

Kalau kamu menyukai hidangan laut, terutama kepiting, wajib hukumnya mencicipi makanan khas Nias satu ini. Namanya Hambae Nititi. Hambae Nititi terbuat dari daging kepiting dan santan kelapa. Bentuknya mirip seperti abon dengan rasa gurih.

Bila kamu tertarik mencicipinya, kamu perlu ke Kepulauan Hanako, Kecamatan Siromba, Kabupaten Nias. Tak hanya itu, Hambae Nititi hadir hanya pada bulan Mei sampai Juli. Kalau kamu berlibur ke Nias pada bulan tersebut, pastikan Hambae Nititi masuk ke dalam daftar ya.

4. Silio Guro

Silio GuroSumber: goodnewsfromindonesia.id

Sekilas seperti pepes, itulah penampakan dari Silio Guro. Silio Guro sejatinya dibuat dari udang segar yang digiling dan dicampurkan dengan kelapa parut.

Cara memasak makanan khas Nias dari pesisir ini bisa dikatakan cukup mudah karena hanya perlu melihat kedua bahan benar-benar tercampur.

Bila sudah tercampur, masukan adonan tersebut ke dalam daun pisang lalu bakar di tungku. Rasa Silio Guro memadukan indera penciuman dan indera pengecap, wangi, manis, dan gurih. Silio Guro paling nikmat dimakan dengan nasi hangat.

5. Ni’Owuru

Ni’OwuruSumber: kemdikbud.go.id

Setelah beberapa makanan khas Nias di atas menggunakan hasil laut, kini ada juga yang menggunakan daging. Ni’Owuru adalah makanan dari daging yang diasinkan.

Tujuannya untuk menjaga daging tetap awet dan tahan lama serta bisa dimakan kapan saja diinginkan. Daging yang biasa dipakai adalah daging babi.

Seiring perkembangan zaman, penduduk Nias membuat Ni’Owuru dengan daging kerbau sampai ayam. Bahkan bisa dibawa pulang untuk dijadikan oleh-oleh. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di toko oleh-oleh di Nias.

6. Kofo-kofo

Kofo-kofoSumber: phinemo.com

Kalau menyukai gulai ikan di Restoran Masakan Padang, berarti kamu bakal doyan dengan makanan khas Nias satu ini, Kofo-kofo. Kofo-Kofo terbuat dari ikan yang dibuang kulit lalu dimasak menggunakan santan kelapa. Sebelumnya, ikan digoreng dulu.

Menariknya, masyarakat Nias memiliki cara masak sendiri untuk Kofo-kofo. Ada yang ditumbuk dulu ikannya, ada juga yang mencampurnya dengan telur.

Bagaimana pun cara memasaknya, kenikmatan Kofo-Kofo ini akan sempurna bila memakannya dengan nasi hangat untuk makan siang.

Baca juga: Inilah 8 Destinasi Pantai Memesona di Sekitar Kota Medan

7. Lehendalo Nifange

Lehendalo NifangeSumber: goodnewsfromindonesia.id

Makanan khas Nias selanjutnya adalah Lehendalo Nifange. Ia terbuat dari bahan utama berupa talas. Lehendalo Nifange juga disebut dengan rendang talas. Memang, secara penampilan, mirip sekali dengan rendang. Bahkan cita rasanya pun luar biasa.

Proses pembuatannya cukup familiar yaitu daun talas direbus sebentar,. Lalu campur daun talas ke dalam sangrai kelapa dan bumbu rempah seperti bawang putih, bawang merah, lengkuas, cabai serta kemiri.

Kemudian tumis sampai bumbu meresap. Lehendalo Nifange akan keluar rasanya bila dinikmati dengan nasi atau sagu. Biasanya Lehedalo Nifange dijadikan menu saat pesta adat, sunatan, pernikahan, maupun syukuran.

8. Tamboyo

TamboyoSumber: pariwisatasumut.net

Mirip ketupat? Memang, Tamboyo sebenarnya adalah ketupat versi Nias. Namun, ada perbedaan dengan ketupat yang biasa kamu makan.

Tamboyo menggunakan beras ketan sehingga saat matang hasilnya sangat pulen, enak, dan berkualitas. Namun, takaran garamnya harus pas agar rasa gurihnya menonjol, bukan keasinan.

9. Biga

BigaSumber: jejakpiknik.com

Kalau sebelumnya membicarakan makanan berat, kini masuk ke makanan ringan atau cemilan khas Nias. Biga atau bika menjadi pilihan terbaik untuk dicicipi atau dibawa pulang untuk oleh-oleh. Biga terbuat dari madu dengan rasa manis. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di Eks Pasar Gomo.

10. Fakhe Nifalogu

Fakhe NifaloguSumber: pariwisatasumut.net

Di Nias, ada makanan khas yang terbuat dari nasi dengan keunikan tersendiri. Namanya Fakhe Nifalugo. Sejatinya Fakhe Nifalugo adalah nasi yang dimasak menggunakan periuk tanah liat dengan bara api. Hasilnya terdapat kerak yang menarik dari dasar periuk yang menyelimuti nasi.


———————————-

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website keluyuran.com. Situs ini adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita).”